Jumat, 09 Januari 2015

Pengaruh arus Globalisasi khususnya pada aspek Sosial Budaya dan Cara membentengi diri kita pada aspek tersebut!




Globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, dan aspek-aspek kebudayaan lainnya. Kemajuan infrastruktur transportasi dan telekomunikasi, termasuk kemunculan telegraf dan Internet, merupakan faktor utama dalam globalisasi yang semakin mendorong saling ketergantungan (interdependensi) aktivitas ekonomi dan budaya.


Globalisasi menurut para ahli
Berikut adalah beberapa para ahli yang mendefinisikan apa itu Globalisasi:
1. Selo Soemardjan
Globalisasi adalah suatu proses terbentuknya sistem organisasidan komunikasi antarmasyarakat di seluruh dunia. Tujuan globalisasi adalahuntuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah tertentu yang sama misalnya terbentuknya PBB, OKI

2. Achmad Suparman
Globalisasi adalah sebuah proses menjadikan sesuatu benda atau perilaku sebagai ciri dan setiap individu di dunia ini tampa dibatasi oleh wilayah .

3. Thomas L. Friedman
Globalisasi memiliki dimensi ideologi dan tekhnologi. Dimensi ideologi yaitu kapitalisme dan pasar bebas, sedangkan dimensi tekhnologi adalah tekhnologi informasi yang telah menyatukan dunia.

4. Malcom Waters
Globalisasi adalah sebuah proses sosial yang berakibat bahwa pembatasan geografis pada keadaan sosial budaya menjadi kurang penting, yang terjelma didalam kesadaran orang .

5. Emanuel Ritcher
Globalisasi adalah jaringan kerja global secara bersamaan menyatukan masyarakat yang sebelumnya terpencar - pencar dan terisolasi kedalam saling ketergantungan dan persatuan dunia .

6. Anthony Giddens

Globalisasi sebagai ‘intensifikasi hubungan sosial seluruh dunia yang menghubungkan daerah yang jauh dalam sedemikian rupa sehingga kejadian lokal dibentuk oleh peristiwa yang terjadi bermil-mil jauhnya dan sebaliknya’

contoh yang paling banyak kita hadapi adalah Sosial Budaya karena pada aspek ini lah merupakan cerminan sikap, norma-norma dan kebudayaan asli kita bangsa indonesia, bayangkan saja indonesia yang memiliki budaya yang ketimuran yang memiliki norma dan sikap yang santun, saling menolong, menghargai satu sama lain, ramah, bergaya hidup teratur dan dalam berbusana pun sangat sopan, lalu bertemu dengan budaya barat yang hidup serba bebas, yang acuh terhadap lingkungan sekitar dan sikap individualisme serta dalam hal berperilaku yang sangat bertolak belakang dengan kehidupan bangsa indonesia sendiri.

Tentunya dampak globalisasi bukan hanya pada hal yang negatif nya saja, sangat tidak adil jika kita hanya melihat globalisasi dari pandangan negatif atau kelemahannya saja, banyak sekalu dampak positif yang dapat kita ambil dari arus globalisasi ini.

Dampah Posif - Negatif  Globalisasi :
Dampak Positif :

1. Turut serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial internasional.
2. Menjunjung tinggi pelaksanaan HAM.
3. Mengadakan pertukaran pelajar antar negara.
4. Meningkatkan pembelajaran mengenai tata nilai sosial budaya.
5. Adanya rasa solidaritas sosial yang tinggi.
6. Menumbuhkan sikap toleran.
7. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri.
8. Meningkatkan etos kerja yang tinggi.
9. Meningkatkan pembelajaran tentang perilaku sosial dan budaya.
10. Meluasnya segala informasi budaya melalui teknologi informasi yang berkembang pesat.

Dampak Negatif :

1. Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia.
2. Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal.
3. Semakin bertambahnya nilai budaya kaum kapitalis.
4. Rasa kekeluargaan yang berkurang.
5. Lunturnya semangat gotong royong dan kesetiakawanan
6. Erosi nilai-nilai budaya.
7. Terjadinya akulturasi budaya.
8. Meningkatnya individualisme.
9. Sikap menutup diri.
10. Pudarnya semangat nasionalisme.
11. Hidup Serba instant.
12. Berkembangnya perilaku Hedonisme
13. Berkembangnya paham liberalisme dan sekularisme


Dari dampak-dampak tersebut apa yang harus dilakukan bangsa indonesia sendiri khususnya bagi masing-masing orang untuk mempertahan diri kita dari arus globalisasi agar sikap dan norma-norma sosial dan budaya kita tidak hilang atau lenyap.         
Ada beberapa yang harus kita lakukan yaitu:
1.      Manyaring atau memfilter dulu segala ajaran atau kebudayaan yang masuk ke negara kita.
2.      Mempelajari terlebih dahulu segala materi sosial dan budaya yang masuk ke negara kita.
3.      Meningkatkan rasa bangga dan cinta pada kebudayaan dan bangsa sendiri.
4.      Mengambil hal positif nya saja dari budaya-budaya barat, Negatif nya tinggal kan.
5.      Tidak terjebak atau mengikuti mode atau trend budaya barat yang serba bebas yang dapat menghilangkan identitas kebudayaan kita.
6.      Mempromosikan dan mengkreasikan kebudayaan kita agar seluruh dunia dapat melihatnya dan tidak kalah dengan kebudayaan kebaratan.
7.      Meniru dan mempelajari pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi, disiplin serta mental kerja dan melayani yang baik dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa.
8.      Kita juga harus belajar melihat Dunia dari perspektif yang berbeda sesuai dengan kepentingan dan nilai masing-masing tanpa melunturkan Identitas budaya bangsa kita.

Untuk mewujudkan semua itu harus dimulai dari kesadaran masing-masing individu serta dukungan pemerintah yang berdaulat untuk memajukan bangsa indonesia.

Kesimpulan :
Banyak pola hidup negatif akibat Globalisasi seperti konsumerisme,  pragmatism, hedonism, matrealisme dan lain-lain. Semua sikap tersebut akan melunturnya semangat gotong royong, solidaritas, kepedulian, & kesetiakawanan sosial serta nilai-nilai agama. Nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat,  bangsa dan Negara pun akan pudar karena dianggap tidak ada hubungannya.  Namun juga terdapat beberapa dampak positif yang dapat kita rasakan




Daftar Pustaka :
http://jodhycool20.blogspot.com/2014/03/dampak-positif-dan-negatif-globalisasi.html
http://imronjuliansyah16.blogspot.com/2015/01/dampak-globalisasi-bagi-bangsa-indonesia.html
http://afanrais19.blogspot.com/2015/01/pengaruh-arus-globalisasi-khususnya.html
http://www.academia.edu/6698254/Dampak_Globalisasi_Di_Bidang_Sosial_dan_Budaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar