PENDAHULUAN
Website merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat modern
sekarang ini, baik itu digunakan untuk melakukan transaksi, penyebaran
informasi, maupun pencarian informasi. Website yang memiliki mesin pencari
informasi seperti google atau yahoo kini telah menjadi alternatif utama bagi
masyarakat modern dalam mencari berita atau informasi.
Namun demikian, walaupun mesin-mesin pencari ini sanggup
memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan, seringkali ketepatan dalam
mencari informasi tersebut dipertanyakan. Sebagai contoh, saat kita mencari
informasi mengenai “Bangau”, mesin pencari akan menampilkan berbagai informasi
mengenai “Bangau”, tanpa mempedulikan apakah yang dicari adalah nama burung,
nama sekolah, atau bahkan merek suatu produk. Hal ini sebenarnya merupakan
fenomena yang wajar mengingat teknologi informasi di dunia Internet yang belum
memiliki mekanisme pengorganisasian data secara terstruktur.
Kejadian di atas sama
halnya dengan keadaan dimana belum ditemukannya metode pengorganisasian
buku-buku di perpustakaan. Sebelum adanya metode pengorganisasian buku yang
salah satunya kita kenal dengan nama “Dewey Decimal System”, proses pencarian
buku di sebuah perpustakaan akan sangat memakan banyak waktu sekaligus
melelahkan. Demikian halnya dengan dunia Internet sekarang ini di mana
pencarian informasi seringkali memakan begitu banyak waktu dan sangat
melelahkan. Untuk itulah, para ahli dan peneliti Internet bersepakat untuk
mengatasi permasalahan ini. Internet membutuhkan suatu mekanisme yang
memampukan komputer mengerti arti kata yang kita cari.
Dengan kata lain, kita membutuhkan suatu cara agar kata-kata
yang tertera di dalam suatu dokumen Web dapat dibaca dan dimengerti oleh mesin
(machine-readable data). Website yang memiliki kemampuan seperti ini
seolah-olah memiliki kecerdasan buatan yang sanggup memberikan jawaban yang
tepat terhadap pertanyaan atau kebutuhan para penggunanya. Para peniliti setuju
bahwa Semantic Web merupakan suatu cara untuk melakukan revolusi di dunia
Internet yang akan menyatukan interaktifitas pengguna, kolaborasi informasi,
dan kecerdasan buatan pada sebuah Website [Joh07]. Sebelum membahas lebih jauh
mengenai Semantic Web, kita akan menelaah secara singkat mengenai berbagai
perkembangan yang telah terjadi di dunia Internet sampai dengan saat ini.
METODE PENULISAN
Dalam Pembuatan jurnal ini, penulis melakukan review dari
beberapa sumber jurnal internasional. Jurnal ini dibuat dengan tujuan agar bagi
yang membaca jurnal, dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan teknologi
Web yang saat ini sedang berkembang.Lalu yang dibahas pada jurnal ini adalah
perkembangan Web 1.0 sampai 3.0 dan apa itu yg dimaksud dengan Web Science dan
Web Semantic Yang mungkin dapat menjadi bahan pengajaran bagi pembaca jurnal
ini.
PEMBAHASAN
Pengertian Web
Website berupa halaman informasi yang disediakan melalui
jalur internet sehingga dapat diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan
jaringan internet. Website merupakan komponent atau kumpulan komponen yang
terdiri dari teks, gambar, suara animasi sehingga lebih merupakan media
informasi yang menarik untuk dikunjungi.
Sejarah Singkat Web
Website telah mengalami beberapa perubahan semenjak pertama
kali di temukan pada tahun 1991 oleh Sir Timothy John, Tim Berners-Lee. Pada
awalnya tujuan dari dibuatnya website pada saat itu yakni untuk mempermudah
tukar menukar dan memperbaharui informasi kepada sesama peneliti di tempat
mereka bekerja.
Kemudian website dipublikasikan ke publik setelah adanya
pengumuman dari CERN pada tanggal 30 april 1993. CERN menyatakan bahwa website
dapat digunakan secara gratis oleh semua orang. Pada saat ini pengertian
website sudah masuk ke dalam ranah publik karena sudah bisa digunakan oleh
semua orang dimanapun dan kapanpun.
Hingga saat ini perkembangan web telah sampai pada generasi
3.0. yang menjadikan media berbagi informasi tersebut menjadi salah satu unsur
pokok bagi kehidupan manusia.
Secara garis besar, website bisa digolongkan menjadi 3
bagian yaitu:
1. Website Statis
2. Website Dinamis
3. Website Interaktif
Website Statis adalah web yang mempunyai halaman tidak
berubah. Artinya adalah untuk melakukan perubahan pada suatu halaman dilakukan
secara manual denganmengedit code yang menjadi struktur dari website tersebut.
Website Dinamis merupakan website yang secara struktur
diperuntukan untuk update sesering mungkin. Biasanya selain utama yang bisa
diakses oleh user pada umumnya, juga disediakan halaman backend untuk mengedit
kontent dari website. Contoh umum mengenai website dinamis adalah web berita
atau web portal yang didalamnya terdapat fasilitas berita, polling dan
sebagainya.
Website Interaktif adalah web yang saat ini memang sedang
booming. Salah satu contoh website interaktif adalah blog dan forum. Di website
ini user bisa berinteraksi dan beradu argument mengenai apa yang menjadi
pemikiran mereka. Biasanya website seperti memiliki moderator untuk mengatur
supaya topik yang diperbincangkan tidak keluar jalur.
Dengan demikian pada jurnal ini kita akan membahas
perkembangan web secara lebih mendalam melalui review yang telah dilakukan
penulis pada beberapa jurnal internasional.
Perkembangan Web
WEB 1.0
Web 1.0 Web 1.0 merupakan teknologi Web generasi pertama
yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja
dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi
pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki
sifat yang sedikit interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com”
atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.Beberapa
ciri atau karakteristik web
WEB 2.0
Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly
Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan
kolaborasi dan sharing informasi secara online.
Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai
berikut:
“Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang
disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu
percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada
platform baru tersebut.
Salah satu aturan terutama adalah : Membangun aplikasi yang
mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna
aplikasi tersebut” Pengembangan Aplikasi Semantic Web Untuk Membangun Web yang
Lebih Cerdas (Niko Ibrahim) 29 Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring
sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan
teknologi Web 2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna Web.
Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0
memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
• CSS (Cascading
Style Sheets)
• Aplikasi Rich
Internet atau berbasis Ajax
• Markup XHTML
• Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
• URL yang valid
• Folksonomies
• Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
• XML Web-Service API
WEB 3.0
Walaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan
peneliti, istilah Web 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia
Internet. Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari
pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan
perangkat lunak bersifat on-demand [Joh07]. Namun, menurut John Markoff, Web
3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam
membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online.
Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web
memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat
hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga
di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh
perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah, berbagai
perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi
dengan cara yang lebih mudah [Tim01].
WEB SCIENCE
Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari
desentralisasi sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan
Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan
representasi. .Web science dipercaya banyak orang seperti pimpinan bisnis,
pengusaha dan pembuat polis dari seluruh dunia. Kelahiran Web Science
didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web
3.0.
Dengan adanya web science kita tidak mengenal lagi belajar
dengan batasan tempat dan waktu, kita dapat berkomunikasi dengan para kompeten
kapanpun dan dimanapun tanpa bertatap muka secara langsung. Kita dapat
mendapatkan informasi dibidang IPTEK dengan langsung melakukan percakapan
dengan para ahli.
Berikut merupakan bagan pembagian manfaat web science
diberbagai bidang.
WEB SEMANTIC
Pengertian Semantic Web (Web Semantik) atau Definisi
Semantic Web adalah pengembangan dari World Wide Web di mana makna semantik
dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk
memprosesnya. Semantic Web berasal dari World Wide Web Konsorsium dari Web
sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan.
Istilah Web Semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim
Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik
disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web.
Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan Web Semantik. Web Semantik
menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Framework
Schema) dan OWL.
Web Semantik merujuk kepada kemampuan aplikasi komputer
untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para
penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa
percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin.
Web Semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut
yang berbeda pada suatu database.
PENUTUP
REVIEW JURNAL
Setelah membaca jurnal kita dapat lebih mengerti tentang
perkembangan Web serta sejarah web dari web 1.0 yang membahas tentang
karakteristik web 1.0 . lalu web 2.0 yang membahas tentang definisi dari web
2.0 dan beberapa kelebihan dari web 2.0 seperti The Web as Platform,
Harnessing Collective Intelligence , Data is the Next Intel
Inside, End of the Software Release Cycle, RSS &
XML, Lightweight Programming Models, Rich User Experiences . dan juga
web 3.0 yang membahas tentang definisi web 3.0 serta sejarah dari web 3.0 . di
dalam jurnal ini juga menjelaskan tentang Web semantic dan web science.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan yang dapat kita ambil dari pembahasan tentang
Perkembangan Web adalah kita dapat mengetahui proses perkembangan yang telah
terjadi pada teknologi web. Dengan pengertian web yang merupakan suatu ruang
informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal
global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Secara umum, Web 1.0
dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit
interaktif.Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah Read.
Lalu, tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan
revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet
sebagai platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk
mencapai keberhasilan platform baru.Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era Web 2.0
tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup
atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat
dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling
berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar
yang menghapuskan sifat-sifat individu.
Selanjutnya adalah Web 3.0 yang sudah terjadi konvergensi
yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan
telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat
TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat
ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih
belum sempurna. Dengan adanya perkembangan tersebut membuat penyajian informasi
menjadi lebih baik dan dapat lebih memuaskan bagi pengguna yang membutuhkan
informasi.
Saran dari pembahasan ini adalah pergunakan hal – hal yang
berhubungan dengan Teknologi Informasi dengan sebaik – baiknya, karena hal ini
dapat menunjang kualitas dari segala aspek. Dikarenakan informasi menjadi salah
satu kebutuhan pokok saat ini.
DAFTAR PUSTAKA
1.Jurnal
: http://majour.maranatha.edu/index.php/jurnal-informatika/article/view/262
2. https://rianitagiovanni.wordpress.com/2016/03/20/definisi-dan-sejarah-web-science/
3. http://luckybinuntung.blogspot.co.id/2015/07/perkembangan-web.html
4. http://diasinside.blogspot.co.id/2015/04/web-10-web-20-web-30-perkembangan.html