Selasa, 07 Juni 2016

Web Science


PENDAHULUAN

Website merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat modern sekarang ini, baik itu digunakan untuk melakukan transaksi, penyebaran informasi, maupun pencarian informasi. Website yang memiliki mesin pencari informasi seperti google atau yahoo kini telah menjadi alternatif utama bagi masyarakat modern dalam mencari berita atau informasi.

Namun demikian, walaupun mesin-mesin pencari ini sanggup memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan, seringkali ketepatan dalam mencari informasi tersebut dipertanyakan. Sebagai contoh, saat kita mencari informasi mengenai “Bangau”, mesin pencari akan menampilkan berbagai informasi mengenai “Bangau”, tanpa mempedulikan apakah yang dicari adalah nama burung, nama sekolah, atau bahkan merek suatu produk. Hal ini sebenarnya merupakan fenomena yang wajar mengingat teknologi informasi di dunia Internet yang belum memiliki mekanisme pengorganisasian data secara terstruktur.

 Kejadian di atas sama halnya dengan keadaan dimana belum ditemukannya metode pengorganisasian buku-buku di perpustakaan. Sebelum adanya metode pengorganisasian buku yang salah satunya kita kenal dengan nama “Dewey Decimal System”, proses pencarian buku di sebuah perpustakaan akan sangat memakan banyak waktu sekaligus melelahkan. Demikian halnya dengan dunia Internet sekarang ini di mana pencarian informasi seringkali memakan begitu banyak waktu dan sangat melelahkan. Untuk itulah, para ahli dan peneliti Internet bersepakat untuk mengatasi permasalahan ini. Internet membutuhkan suatu mekanisme yang memampukan komputer mengerti arti kata yang kita cari.

Dengan kata lain, kita membutuhkan suatu cara agar kata-kata yang tertera di dalam suatu dokumen Web dapat dibaca dan dimengerti oleh mesin (machine-readable data). Website yang memiliki kemampuan seperti ini seolah-olah memiliki kecerdasan buatan yang sanggup memberikan jawaban yang tepat terhadap pertanyaan atau kebutuhan para penggunanya. Para peniliti setuju bahwa Semantic Web merupakan suatu cara untuk melakukan revolusi di dunia Internet yang akan menyatukan interaktifitas pengguna, kolaborasi informasi, dan kecerdasan buatan pada sebuah Website [Joh07]. Sebelum membahas lebih jauh mengenai Semantic Web, kita akan menelaah secara singkat mengenai berbagai perkembangan yang telah terjadi di dunia Internet sampai dengan saat ini.


METODE PENULISAN

Dalam Pembuatan jurnal ini, penulis melakukan review dari beberapa sumber jurnal internasional. Jurnal ini dibuat dengan tujuan agar bagi yang membaca jurnal, dapat memperoleh informasi mengenai perkembangan teknologi Web yang saat ini sedang berkembang.Lalu yang dibahas pada jurnal ini adalah perkembangan Web 1.0 sampai 3.0 dan apa itu yg dimaksud dengan Web Science dan Web Semantic Yang mungkin dapat menjadi bahan pengajaran bagi pembaca jurnal ini.


PEMBAHASAN


Pengertian Web

Website berupa halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga dapat diakses di seluruh dunia selama terkoneksi dengan jaringan internet. Website merupakan komponent atau kumpulan komponen yang terdiri dari teks, gambar, suara animasi sehingga lebih merupakan media informasi yang menarik untuk dikunjungi.

Sejarah Singkat Web

Website telah mengalami beberapa perubahan semenjak pertama kali di temukan pada tahun 1991 oleh Sir Timothy John, Tim Berners-Lee. Pada awalnya tujuan dari dibuatnya website pada saat itu yakni untuk mempermudah tukar menukar dan memperbaharui informasi kepada sesama peneliti di tempat mereka bekerja.
Kemudian website dipublikasikan ke publik setelah adanya pengumuman dari CERN pada tanggal 30 april 1993. CERN menyatakan bahwa website dapat digunakan secara gratis oleh semua orang. Pada saat ini pengertian website sudah masuk ke dalam ranah publik karena sudah bisa digunakan oleh semua orang dimanapun dan kapanpun.
Hingga saat ini perkembangan web telah sampai pada generasi 3.0. yang menjadikan media berbagi informasi tersebut menjadi salah satu unsur pokok bagi kehidupan manusia.
Secara garis besar, website bisa digolongkan menjadi 3 bagian yaitu:
1. Website Statis
2. Website Dinamis
3. Website Interaktif

Website Statis adalah web yang mempunyai halaman tidak berubah. Artinya adalah untuk melakukan perubahan pada suatu halaman dilakukan secara manual denganmengedit code yang menjadi struktur dari website tersebut.

Website Dinamis merupakan website yang secara struktur diperuntukan untuk update sesering mungkin. Biasanya selain utama yang bisa diakses oleh user pada umumnya, juga disediakan halaman backend untuk mengedit kontent dari website. Contoh umum mengenai website dinamis adalah web berita atau web portal yang didalamnya terdapat fasilitas berita, polling dan sebagainya.

Website Interaktif adalah web yang saat ini memang sedang booming. Salah satu contoh website interaktif adalah blog dan forum. Di website ini user bisa berinteraksi dan beradu argument mengenai apa yang menjadi pemikiran mereka. Biasanya website seperti memiliki moderator untuk mengatur supaya topik yang diperbincangkan tidak keluar jalur.
Dengan demikian pada jurnal ini kita akan membahas perkembangan web secara lebih mendalam melalui review yang telah dilakukan penulis pada beberapa jurnal internasional.

Perkembangan Web

WEB 1.0

Web 1.0 Web 1.0 merupakan teknologi Web generasi pertama yang merupakan revolusi baru di dunia Internet karena telah mengubah cara kerja dunia industri dan media. Pada dasarnya, Website yang dibangun pada generasi pertama ini secara umum dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif. Berbagai Website seperti situs berita “cnn.com” atau situs belanja “Bhinneka.com” dapat dikategorikan ke dalam jenis ini.Beberapa ciri atau karakteristik web

WEB 2.0

Istilah Web 2.0 pertama kalinya diperkenalkan oleh O’Reilly Media pada tahun 2004 sebagai teknologi Web generasi kedua yang mengedepankan kolaborasi dan sharing informasi secara online.
Menurut Tim O’Reilly, Web 2.0 dapat didefinisikan sebagai berikut:
“Web 2.0 adalah revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, dan merupakan suatu percobaan untuk memahami berbagai aturan untuk mencapai keberhasilan pada platform baru tersebut.
Salah satu aturan terutama adalah : Membangun aplikasi yang mengeksploitasi efek jaringan untuk mendapatkan lebih banyak lagi pengguna aplikasi tersebut” Pengembangan Aplikasi Semantic Web Untuk Membangun Web yang Lebih Cerdas (Niko Ibrahim) 29 Berbagai layanan berbasis web seperti jejaring sosial, wiki dan folksonomies (misalnya: “flickr.com”, “del.icio.us”) merupakan teknologi Web 2.0 yang menambah interaktifitas di antara para pengguna Web. Pada umumnya, Website yang dibangun dengan menggunakan teknologi Web 2.0 memiliki fitur-fitur sebagai berikut:
 • CSS (Cascading Style Sheets)
 • Aplikasi Rich Internet atau berbasis Ajax
 • Markup XHTML
• Sindikasi dan agregasi data menggunakan RSS/Atom
 • URL yang valid
 • Folksonomies
• Aplikasi wiki pada sebagian atau seluruh Website
• XML Web-Service API

WEB 3.0
Walaupun masih dalam perdebatan di kalangan analis dan peneliti, istilah Web 3.0 tetap berpotensi menjadi generasi teknologi di dunia Internet. Saat ini, definisi untuk Web 3.0 sangat beragam mulai dari pengaksesan broadband secara mobile sampai kepada layanan Web berisikan perangkat lunak bersifat on-demand [Joh07]. Namun, menurut John Markoff, Web 3.0 adalah sekumpulan teknologi yang menawarkan cara baru yang efisien dalam membantu komputer mengorganisasi dan menarik kesimpulan dari data online. Berdasarkan definisi yang dikemukakan tersebut, maka pada dasarnya Semantic Web memiliki tujuan yang sama karena Semantic Web memiliki isi Web yang tidak dapat hanya diekpresikan di dalam bahasa alami yang dimengerti manusia, tetapi juga di dalam bentuk yang dapat dimengerti, diinterpretasi dan digunakan oleh perangkat lunak (software agents). Melalui Semantic Web inilah, berbagai perangkat lunak akan mampu mencari, membagi, dan mengintegrasikan informasi dengan cara yang lebih mudah [Tim01].

WEB SCIENCE

Web Science merupakan kajian sains dari Web yang lahir dari desentralisasi sistem Informasi. Pada Web Science membutuhkan pemahaman akan Web dan juga fokus pada pengembangan terhadap kebutuhan komunikasi dan representasi. .Web science dipercaya banyak orang seperti pimpinan bisnis, pengusaha dan pembuat polis dari seluruh dunia. Kelahiran Web Science
didorong oleh pergerakan generasi Web dari Web 1.0 ke Web 3.0.
Dengan adanya web science kita tidak mengenal lagi belajar dengan batasan tempat dan waktu, kita dapat berkomunikasi dengan para kompeten kapanpun dan dimanapun tanpa bertatap muka secara langsung. Kita dapat mendapatkan informasi dibidang IPTEK dengan langsung melakukan percakapan dengan para ahli.
Berikut merupakan bagan pembagian manfaat web science diberbagai bidang.

WEB SEMANTIC

Pengertian Semantic Web (Web Semantik) atau Definisi Semantic Web adalah pengembangan dari World Wide Web di mana makna semantik dari informasi di web didefinisikan, sehingga memungkinkan mesin untuk memprosesnya. Semantic Web berasal dari World Wide Web Konsorsium dari Web sebagai media universal data, informasi, dan pertukaran pengetahuan.
Istilah Web Semantik itu sendiri diperkenalkan oleh Tim Berners-Lee, penemu World Wide Web. Sekarang, prinsip web semantik disebut-sebut akan muncul pada Web 3.0, generasi ketiga dari World Wide Web. Bahkan Web 3.0 itu sendiri sering disamakan dengan Web Semantik. Web Semantik menggunakan XML, XMLS (XML Schema), RDF, RDFS (Resources Description Framework Schema) dan OWL.
Web Semantik merujuk kepada kemampuan aplikasi komputer untuk lebih memahami bahasa manusia, bukan hanya bahasa yang baku dari para penggunanya tetapi juga bahasa yang lebih kompleks, seperti dalam bahasa percakapan sehingga memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi dengan mesin. Web Semantik dapat mengolah bahasa dan mengenali homonim, sinonim, atau atribut yang berbeda pada suatu database.

PENUTUP

REVIEW JURNAL
Setelah membaca jurnal kita dapat lebih mengerti tentang perkembangan Web serta sejarah web dari web 1.0 yang membahas tentang karakteristik web 1.0 . lalu web 2.0 yang membahas tentang definisi dari web 2.0 dan beberapa kelebihan dari web 2.0 seperti  The Web as Platform,  Harnessing Collective Intelligence , Data is the Next Intel Inside, End of the Software Release Cycle, RSS & XML, Lightweight Programming Models, Rich User Experiences . dan juga web 3.0 yang membahas tentang definisi web 3.0 serta sejarah dari web 3.0 . di dalam jurnal ini juga menjelaskan tentang Web semantic dan web science.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan yang dapat kita ambil dari pembahasan tentang Perkembangan Web adalah kita dapat mengetahui proses perkembangan yang telah terjadi pada teknologi web. Dengan pengertian web yang merupakan suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI). Secara umum, Web 1.0 dikembangkan untuk pengaksesan informasi dan memiliki sifat yang sedikit interaktif.Secara garis besar, sifat Web 1.0 adalah Read.
Lalu, tak lama kemudian muncullah Web 2.0 yang merupakan revolusi bisnis di industri komputer yang disebabkan oleh penggunaan internet sebagai platform, juga merupakan suatu percobaan untuk memahami aturan untuk mencapai keberhasilan platform baru.Sifat Web 2.0 adalah Read-Write. Era Web 2.0 tidak membutuhkan orang jenius yang hanya berkutat sendiri di ruang tertutup atau laboratorium untuk membuat teknologi baru yang dipatenkan agar membuat dirinya menjadi terkenal. Tapi era ini lebih membutuhkan orang untuk saling berbagi ilmu, pengalaman atau lainnya sehingga terbentuk komunitas online besar yang menghapuskan sifat-sifat individu.
Selanjutnya adalah Web 3.0 yang sudah terjadi konvergensi yang sangat dekat antara dunia TI dengan dunia telekomunikasi. Dunia web dan telco berkembang pesat seiring dengan kebutuhan pengguna. Penggunaan perangkat TI dan telekomunikasi nantinya sudah seperti sama saja tidak ada bedanya. Saat ini saja pertanda seperti itu sudah mulai bisa kita rasakan walaupun masih belum sempurna. Dengan adanya perkembangan tersebut membuat penyajian informasi menjadi lebih baik dan dapat lebih memuaskan bagi pengguna yang membutuhkan informasi.
Saran dari pembahasan ini adalah pergunakan hal – hal yang berhubungan dengan Teknologi Informasi dengan sebaik – baiknya, karena hal ini dapat menunjang kualitas dari segala aspek. Dikarenakan informasi menjadi salah satu kebutuhan pokok saat ini.

DAFTAR PUSTAKA
1.Jurnal : http://majour.maranatha.edu/index.php/jurnal-informatika/article/view/262
2. https://rianitagiovanni.wordpress.com/2016/03/20/definisi-dan-sejarah-web-science/
3. http://luckybinuntung.blogspot.co.id/2015/07/perkembangan-web.html
4. http://diasinside.blogspot.co.id/2015/04/web-10-web-20-web-30-perkembangan.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar